mas baim
Kegiatan Anak Didik

PAUD AISYIYAH KRAPYAK LOR PEKALONGAN

Visi :

Mewujudkan anak usia dini yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, jujur, bertanggungjawab, kreatif, percaya diri dan cinta tanah air.

Misi:

mengacu pada misi Kementerian Pendidikan Nasional, yaitu 5 K :
a. Meningkatkan layanan PAUD.
b. Memperluas Pemahaman Peserta Didik PAUD.
c. Meningkatkan Kualitas Pendidikan  PAUD.
d. Mewujudkan Kesetaraan pendidikan bagi Masyarakat Luas.
e. Menjamin Kepastian layanan Pendidikan bagi Masyarakat kurang mampu. 

Target dan Hasil
Membentuk Insan yang beriman dan kreatif.
 
 
  
1
2
3.
4
5.
6.
7.
 8.



9.
10.
11.
 
 



mas baim
Tak Bisa Wujudkan 1 Desa 1 PAUD, Camat akan Dipecat

SRIPOKU.COM, LAHAT - Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'I, SE memberikan waktu dua bulan kepada para camat di Kabupaten Lahat, untuk mewujudkan adanya satu desa satu paud. Jika masih ada desa yang belum ada paud, camat di kecamatan tersebut akan diganti.

Hal tersebut ditegaskan Aswari, saat pelantikan Ketua TP PKK 22 Kecamatan dalam Kabupaten Lahat, di gedung TP PKK, Kamis (12/3).

Ditegaskan Aswari, pendidikan sejak usia dini sangat penting terlebih, satu paud satu desa merupakan program pemerintah dan diharapkan bisa berperan mewujudkan lahat bangkit 2018.

"Saya beri waktu dua bulan satu desa sudah harus ada satu paud. Jika tidak camat yang membawahi desa tersebut diganti," tegas Aswari, menjawab permintaan ketua TP PKK agar camat tidak mudah diganti.

Aswari berharap, Camat bisa berperan dan memberdayakan desa dengan merangkul semua komponen. Jangan karena persoalan gedung, fasilitas sehingga program paud tak bisa dijalankan.

"Ajak kades, rangkul warga. Tak perlu dibangunan mewah. Yang penting keinginan dan kemauan memajukan desa dan SDM yang ada didalamnya," ujar Aswari saat memberikan sambutan di hadapan ke-22 camat.

Sebelum Aswari, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, HJ RR Kurnia Sismartianty Aswari menuturkan baru dua kecamatan dari 22 kecamatan yang paudnya sudah lengkap dan berjalan efektif.

Selebihnya, masih banyak desa yang belum ada paudnya. Dirinya berharap, 2015 realisasi satu desa paud tuntas.

"Pendidikan sangat penting. Makanya kita minta agar 2015 semua desa sudah ada paudnya," tegas aswari.

 

mas baim
Rencana Akreditasi SPK PAUD Perlu Sosialisasi

Jakarta- Sebanyak 128 sekolah internasional tingkat PAUD yang kini berubah status menjadi Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) PAUD akan menghadapi penilaian dari Badan Akreditasi Nasional (BAN).

Menurut Prof. Dr. Yatim Rianto, M.Pd, anggota BAN,  tahap akreditasi direncanakan mulai bulan Mei 2015 mendatang dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2016. ”Mekanismenya, pengelola SPK PAUD mengajukan usulan untuk dilakukan akreditasi, dan kami lantas menindaklanjutinya dengan menilai melalui instrumen yang sudah kami tetapkan, ”ujar guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang menyusun instrumen penilaian akreditasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan studi pendahuluan atau observasi untuk memperoleh masukan dari beberapa pengelola SPK PAUD yang terpilih. Ada enam SPK PAUD yang terpilih untuk dilakukan observasi tersebut, yakni Australian International School (AIS) dan Bina Bangsa di Jakarta, Surabaya Intercultural School (SIS) dan Sekolah Ciputra An IB World School di Surabaya, serta Gandhi Memorial School dan Canggu Community School di Bali.

Pada Kamis, (12/3/2015) kemarin, Yatim Rianto dan anggota BAN lainnya, , Prof. DR. Ir. Hj. Netti Herawati. M.S, melakukan studi pendahuluan ke Sekolah Ciputra An IB World School yang berlokasi di Perumahan Citra Land, Surabaya. Di sekolah yang berdiri sejak tahun 1995 tersebut terdapat saat ini terdapat 60 siswa TK A dan TK B serta 60 siswa Kelompok Bermain.

Dikatakan Gatot Samuel M.Pd, Kepala Sekolah Tingkat Taman Kanak-Kanak Sekolah Ciputra, mulai tahun 2005, pihaknya menjalin kerjasama melalui adopsi penerapan kurikulum dengan International Baccalaureate (IB) Wilayah Asia Pasifik yang berpusat di Singapura.

Soal rencana akreditasi, dikatakan Samuel, pihaknya membutuhkan penjelasan yang lebih rinci. Namun, ia menegaskan, pihaknya siap mengikuti aturan pemerintah.

Netty pun mengajukan beberapa pertanyaan terkait kurikulum pembelajaran kompetensi guru, pembiayaan, SOP keamanan dan perlindungan peserta didik, serta mekanisme evaluasi. Hal-hal tersebut merupakan sebagian dari instrumen penilaian akreditasi.

Dalam kesempatan itu, Samuel mempertanyakan tentang mekanisme memperoleh Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). ”Kami sudah mencoba mengajukan ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya, namun katanya mereka tidak berwenang, mohon pencerahan, ”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Netty meminta agar guru-guru Sekolah Ciputra mengajukan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat kompetensi ke Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK). Ia juga meminta agar pengelola sekolah memiliki bundel dokumen terkait berbagai aturan PAUD.

Yatim Rianto menuturkan, pada April mendatang akan dilakukan sosialisasi akreditasi, khususnya terhadap sebanyak 126 SPK PAUD yang sudah terdaftar resmi di Ditjen PAUDNI. ”Kami berharap, mulai sekarang disusun draft pengajuan akreditasi sehingga pada saat sosialisasi diketahui kekurangannya dan tinggal dilengkapi atau diperbaiki sehingga lebih cepat diproses, ”katanya.

Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) merupakan perubahan status dari sekolah internasional yang diselenggarakan atau dikelola atas dasar kerja sama penyelenggaraan, atau pengelolaan antara lembaga pendidikan asing dengan lembaga pendidikan Indonesia pada jalur formal atau nonformal.

Perubahan status tersebut  berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Kerjasama Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan oleh Lembaga Pendidikan Asing dengan Lembaga Pendidikan Indonesia. Melalui Permendikbud tersebut, sekolah yang mengadopsi  kurikulum asing harus berstatus  satuan pendidikan kerjasama. (Yanuar/Teguh)


mas baim
Buletin yang dapat di unduh gratis untuk sarana pembelajaran, baik guru maupun orangtua.
untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silahkan unduh disini







Unduh file klik gambar buku
untuk unduh buletin klik pada gambar buku.






Semoga informasi diatas dapat bermanfaat!

mas baim
Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD 2015



Buku Petunjuk teknis silahkan dapat di unduh disini
mas baim
Pengumuman Lowongan Pekerjaan
Dibutuhkan tenaga pengajar untuk PAUD Non Formal, adapun Syarat Pendaftaran:
1. Surat Lamaran Pekerjaan
2. Curikulum Vitae(Daftar Riwayat Hidup) 1 lembar
3. Fotocopy Ijasah Terakhir 1 lembar
4. Fotocopy Transkip Nilai 1 lembar
5. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk 1 lembar
6. Pas Foto Ukuran 3x4 1 Lembar
*) minimal lulusan Diploma

surat lamaran dikirimkan kepada :
Ibu Zakiyah Pimpinan Ranting Krapyak Lor Pekalongan atau PAUD Aisyiyah Krapyaklor jam kantor Selasa - Jum'at pukul :08.00 -10.00.


Kepala PAUD Aisyiyah Krapyak Lor Pekalongan

 
Lismardiyanah, A.Md.



mas baim
METODOLOG DAN STRATEGI PEMBELAJARAN

Kami setuju dengan:

"Usia dini merupakan periode awal yang paling penting dan mendasar sepanjang rentang pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. Pada masa usia dini, semua potensi anak berkembang sangat cepat. Fakta yang ditemukan oleh ahli-ahlineurologi, menyatakan bahwa sekitar 50% kapasitas kecerdasan manusia telah terjadi ketika usia 4 tahun dan 80% telah terjadi ketika berusia 8 tahun. Pertumbuhan fungsional sel-sel syaraf tersebut membutuhkan berbagai situasi pendidikan yang mendukung, baik situasi pendidikan keluarga, masyarakat maupun sekolah." (Ref: Kementerian Pendidikan Nasional)

Ada banyak metodologi yang di sebutkan adalah baik. Dua metod yang terkenal sekarang adalah:

1. "Tokoh pendidikan anak usia dini, Montessori, mengatakan bahwa ketika mendidik anak-anak, kita hendaknya ingat bahwa mereka adalah individu-individu yang unik dan akan berkembang sesuai dengan kemampuan mereka sendiri. Tugas kita sebagai orang dewasa dan pendidik adalah memberikan sarana dorongan belajar dan memfasilitasinya ketika mereka telah siap untuk mempelajari sesuatu. Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan masa-masa yang sangat baik untuk suatu formasio atau pembentukan. Masa ini juga masa yang paling penting dalam masa perkembangan anak, baik secara fisik, mental maupun spritual. Di dalam keluarga dan pendidikan demokratis orang tua dan pendidik berusaha memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan yang dibutuhkan oleh anak. Oleh karena itu, baik dan tepat bagi setiap orang tua dan pendidik yang terlibat pada proses pembentukan ini, mengetahui, memahami perkembangan anak usia dini. Tapi sekolah kita belum memiliki based line data yang holistik yang dapat memberikan berbagai informasi tentang perkembangan behavior dan kesulitan belajar anak terhadap berbagai subkompetensi materi sulit. Informasi ini sangat diperlukan untuk melakukan treatmen secara berjenjang tentang perkembangan anak sejak usia dini sampai mereka dewasa (SLTA)."

"Anak bertumbuh kembang dengan baik kalau mendapatkan perlakuan kasih sayang, pengasuhan yang penuh pengertian dan dalam situasi yang damai dan harmoni. Ki Hadjar Dewantara menganjurkan agar dalam pendidikan, anak memperoleh pendidikan untuk mencerdaskan (mengembangkan) pikiran, pendidikan untuk mencerdaskan hati (kepekaan hati nurani), dan pendidikan yang meningkatkan keterampilan." "Anak taman kanak-kanak termasuk dalam kelompok umum prasekolah. Pada umur 2-4 tahun anak ingin bermain, melakukan latihan berkelompok, melakukan penjelajahan, bertanya, menirukan, dan menciptakan sesuatu. Pada masa ini anak mengalami kemajuan pesat dalam keterampilan menolong dirinya sendiri dan dalam keterampilan bermain. Seluruh sistem geraknya sudah lentur, sering mengulangi perbuatan yang diminatinya dan melakukan secara wajar tanpa rasa malu. Di taman kanak-kanak, anak juga mengalami kemajuan pesat dalam penguasaan bahasa, terutama dalam kosa kata. Hal yang menarik, anak-anak juga ingin mandiri dan tak banyak lagi mau tergantung pada orang lain. (Ref: JugaGuru.Com)

2. "Sentra adalah zona, titik atau station di mana anak memulai kegiatan bermain dan belajarnya sebagai awal dari kehidupannya, karena belajar di sentra adalah belajar problem solving, yang kelak anak menjadi lebih mandiri, disiplin, dan tanggung jawab." "Sentra ini terdiri dari main peran makro dan mikro. Main peran makro adalah bermain yang sifatnya kerja sama lebih dari 2 orang bahkan lebih khususnya untuk anak usia taman kanak-kanak, main mikro adalah awal bermain kerja sama dilakukan hanya 2 orang saja bahkan sendiri. Bermain peran dapat mengembangkan potensi kecerdasan emosi dan psikososial serta bahasa." "Sentra ini menekankan pada penggunaan bahan seni mulai dari lem, gunting, crayon, spidol, cat, papan lukis, berbagai jenis, ukuran dan warna kertas yang kemudian dikembangkan menjadi hasil karya dan kreativitas. Dan lingkungan ini pun dikaitkan dengan pemahaman budaya nasional, tarian tradisional untuk mengenalkan kesenian, pengenalan bahasa daerah, etika & estetika yang mengantarkan anak untuk cinta tanah air, berbudi pekerti, sopan santun dan berkepribadian."

Sentra Bahan Sifat Cair / Bahan Alam : Adalah sentra untuk mendukung kebutuhan anak-anak usia toddler dan taman bermain A hingga usia TK. Dengan bermain bahan sifat cair / bahan alam diharapkan anak sudah mengenal alam dan sifat-sifatnya, hal ini membantu mengembangkan aspek-aspek potensinya melalui uji coba dan eksplorasi." (Ref: PAUD YARSI)

Apa kesamaan dari dua metodologi ini (dan dengan semua metodologi modern sebetulnya)? Anak-anak diberikan kesempatan untuk "Discovery Learning" (Pembelajaran Berbasis-Aktivitas Yang Kontekstual)
sumber